Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2012

Anak Laki-Laki Ibu (Cerpen Luzi Diamana)

Gambar
Foto Ilustrasi dari Internet

BERUNTUNGLAH dua kakak laki-laki saya, Binuang dan Bintang, serta adik laki-laki saya, Bugih. Mereka memiliki raut wajah ibu, bulat dan seolah selalu tersenyum. Tak cuma itu, kulit mereka pun kuning langsat, yang jelas-jelas turunan ibu. Celakalah nasib saya, menyalin raut wajah bapak. Padahal, jika dibanding, pasti tak kalah tampan dari mereka. Dan pendapat saya ini, selalu menghantui, sampai saya tamat Sekolah Dasar.

Nyata-nyata ibu membedakan kami. Yang terbaik dari baju-baju atau sepatu, adalah buat saudara saya. Yang terenak dari segala makanan, adalah juga buat mereka. Saya harus puas menerima sisa. Ternyata itu juga belum cukup, segala yang terberat dari urusan rumah tangga, mulai dari menimba air, mengepel lantai atau menyapu halaman, adalah tugas saya. Dan tak sekali pun saya pernah melihat saudara-saudara saya kena maki ibu, apalagi kena pukul. Sedang saya? Duh, terlambat bangun pagi saja sarapannya adalah caci maki ibu. Bikin kesala…