Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Sebuah Novel: Lelaki 12 Purnama

Gambar
Oleh: Luzi Diaman                                                                             Kau Dari Masa Lalu Kau datang dari masa lalu, dari 480 purnama, masih putih abu-abu. Kemudian, ketika 120 purnama lalu kau mencari ku, aku bahkan hampir tak mengingat rasa itu. Karena hidup terus berputar dan hati berotasi. "Jalan ku berliku dan tak ingin ku bagi. Biar jadi milik ku."  Hanya itu kata ku dan aku pun mengerti  pastinya kau tak sendiri. Kita berpisah di ujung senja. Lalu bisu dan kembali saling lupa. Purnama ke purnama terus berganti. Aku pun mencoba menautkan hati pada hati lain, tapi tetap saja menuai luka. Aku tetap sendirian memikul segala beban. Mungkin aku memang tidak diberi tulang rusuk agar bisa dilindungi, dijaga dan dikasihi. Tapi diberi tulang punggung yang kuat, bahu yang kekar, agar bisa merengkuh beban. Tangis ku telah lama hilang dan aku menjelma kunang-kunang, membuat cahaya untuk jalan ku sendiri. Jangan tanya betapa pahit betapa sakit. Tiada ada yang