Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

PALUNG KESUMAT

Gambar
Foto Ilustrasi Internet



Cerbung: Luzi Diamanda

MALAM baru saja turun, bahkan azan Magrib berlalu belum lagi seperanjakkan duduk. Tapi gulita sudah begitu pekat menyungkup wajah desa, oleh ketiadaan lampu penerang yang bernama lampu jalan. Modernisasi memang belum sampai ke sini ke desa permai yang bernama Kultup ini. Hanya sesekali ada kelip lindap dari rimbunan semak di kiri kanana jalan setapak, kuning dan licin jika hujan.

Itulah cahaya sayap kunang-kunang, meski lindap mampu menerangi jalannya sendiri. Tetapi anak-anak akan lari dan bersembunyi jika melihat cahaya ini, karena secara turun temurun diceritakan bahwa cahaya kunang-kunang itu adalah cahaya kuku orang yang sudah meninggal dan mereka mencari kanak-kanak yang berkeliaran jika matahari telah tidur.

Senyap membuhulkan ketakutan menjadi ngeri, sehingga sepi oleh malam dan dedaunan dari cabang cabang pohon manggis hutan atau pinang, menyempurnakan suasana desa seperti mati. Bahkan gigil…

PERKABUNGAN PAGI

Gambar
Cerpen: Luzi Diamanda
SINAR mentari meredup, pelan tapi pasti bergerak menuju peraduaannya. Warna merah di kaki langit telah lama pudar. Semilir bayu membawa wangi padi, yang menguning, kemilau, sejenak tadi. Tiba-tiba sawah-sawah ini seperti memakan matahari, hilang, kelam dan sunyi. Suara jengkrik mulai menggelitik, samar, lalu kalah oleh nyanyian ular sendok, ketika malam sempurna kelam.

Di sini, di sudut kota ini, dalam kesegaran alam yang tenang, berdiri sebuah bangunan berbentuk L, bercat putih dan dikelilingi pagar hitam. Sejenak tadi juga seperti raksasa, bayangannya memantul diantara pepohonan, tertimpa mentari sore. Tapi sunyi, seolah mati. Sejauh mata memandang, terbentang persawahan, sedang bunting dan menguning. Di kejauhan, sayup terlihat sebuah rel kereta api yang dalam waktu tertentu mendesis-desis, berderak-derak, seolah lagu pilu, bersiponggang ke dinding-dinding bangunan.

Halaman yang maha lapang tempat bersemayam aneka ragam pepohonan, ada jambu biji, mangga, beli…