Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

SIRANTAN

Gambar
Cerbung Luzi Diamanda

SEJAK kepergiannya yang tragis di ujung senja dari negeri yang awalnya membawa harapan, hanya satu yang  dia bawa, kekosongan. Bukan cinta apalagi harapan. Sekejap hatinya membeku, ngilu.

Seorang Pria dewasa, 45 tahun, kaya raya, telah membunuh hati gadis yang 19 tahun pun belum, ketika dengan caranya pria itu menolak perjodohan, membawa kekasih hatinya kehadapan gadis itu dan berkata: inilah istriku, sebentar lagi, bukan kamu.

Gadis itu sejenak diam, terpana, tergugu, sebelum menghilang, tanpa pamit apalagi masuk ke dalam, ke tempat keluarga sedang membincangkan pernikahannya dengan pria itu. Inilah puncak dari segala kekusutan hidup, keputusasaan, dalam kemelut keluarga sejak dia paham apa arti perih.

Sudah lama gadis itu tak berpikir tentang sebuah bahu untuk bersandar, tidak juga diujung senja itu. Seperti kucing yang melata dijalanan, hanya naluri untuk hidup yang membuatnya bertahan. Segala cara adalah teknik untuk hidup, untuk makan, untuk tetap berpijak …